Matkul Metodologi Studi Islam eps. 04



Pertemuan kali ini masih berlanjut di bab yang sama yaitu Dinamika Perkembangan Studi Islam, dilanjut pada point yang ke-2 yaitu;
B.    Studi Islam di Barat
Sebelum Indonesia merdeka, orang Indonesia tidak ada yang mengenyam studi Islam di barat. Focus studi islam baru dimulai dilakukan setelah Indonesia merdeka. Studi yang dilakukan oleh orang Indonesia mengambil konsentrasi di bidang ekonomi, politik, pemerintahan, dan belum ada yang mengambil focus  khusus studi islam. Studi islam di barat tidak mempelajari ilmu ushulludin, akan tetapi hanya mempelajari “Pluralistic Approach”
Orang Indonesia yang pertama kali melakukan studi islam di barat adalah M. Rasjidi, pada tahun 1954 beliau menamatkan program doctor di Universitas Sorbone Perancis. Tokoh lain yang melakukan studi islam di barat pasca Rasjidi adalah Harun Nasution, beliau memulai studi islam di McGill Kanada pada 20 september 1962 dan memperoleh pandangan islam yang luas. Harun sangat intens mengembangkan studi islam sebagai centre of excellence. Tokoh lain yang juga memiliki peranan penting dalam studi islam di barat adalah A. Mukti Ali yang menggagas tentang dua hal yaitu; riset of religion dan comparative of religion. Setelah generasi mereka, muncul puluhan intelektual  yang juga menempuh Studi Islam di Barat diantaranya adalah Nurcholish Madjid, A. Syafi’i Ma’arif, Azyumardi Azra, M Atho’ Mudzhar, M. Dien Syamsuddin, Syafiq A. Mughni, Achmad Jainuri, Thoha Hamim, dan Akh. Minhaji. Para alumni Barat ini memiliki pengaruh dan kontribusi besar dalam studi Islam di Indonesia.
Kajian islam yang dilakukan di barat mencakup tiga model pendekatan, yaitu; 1) pendekatan filologis, yang hanya mempelajari dari naskah-naskah islam dan belum tentu cocok, maka dari itu disempurnakan dalam model pendekatan yang ke-2) pendekatan ilmiah, yang melakukan pendidikan langsung ke masyarakat tanpa melihat teks, 3) pendekatan fenomenologi-interpetatif, melihat obyek secara natural (tafsir).
NB; Sesungguhnya Islam itu yang mengajarkan pendidikan kebersihan pertama kali, tapi kenapa realitanya di Indonesia malah seperti ini :(

Bacaan kita, lingkungan kita, itu semua yang akan membentuk kita.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar