D.
Studi Islam Di
Indonesia
Dinamika
dan perkembangan studi islam di Indonesia 1) studi islam di Indonesia telah
dimulai sejak islam datang pertamakali di Indonesia. Tidak hanya menyebarkan
agama islam tetapi juga proses belajar. 2) pengaruh pemikiran islam modern di
Indonesia berawal dari pembaru pemikiran Timur Tengah dan Asia Selatan. 3)
corak pemikiran islam modern pada masa pasca kemerdekaan agak tersendat sebagai
akibat suasana politik bangsa Indonesia saat itu yang tidak mendukung. Sebelum
tahun 70-an stagnan (cenderung tidak berubah). 4) pada saat itu orang-orang
berkelompok-kelompok, perkembangan islam modern baru berkembang setelah
Nurcholish Madjid dengan pidatonya pada 3 Januari 1970 memberi statemen tentang
Islam Yes, Partai Islam No! Statemen tersebut tidak
memperjuangkan formalitas islam akan tetapi ajaran islam.
Studi
Islam di Indonesia selalu dinamis, berkembang, dan mengalami perubahan demi
kontekstualisasi dengan realitas yang ada. Beberapa hal gejala baru dalam studi
Islam; 1) digunakannya pendekatan yang beragam dalam memahami keislaman, dengan
analisis sosio-historis. 2) pengenalan terhadap berbagai pandangan dan argumen
yang berkembang dalam tradisi keislaman memberikan dampak pada pemahaman yang
plural polyphonic understanding. 3)
STAIN, IAIN, UIN telah memantapkan diri menjadi institusi akademik / PTKIN
(Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri), disamping juga tentu peran dakwah
serta pendidikan dan pengajaran yang tidak dapat dilupakan. 4) sebagai centre of excellence.
Pada
tahun 70-an masih menggunakan pendekatan Teologis-Normatif; al-qur’an, hadits,
turats (kitab kuning) yang hanya dibaca dan dianggap sudah benar tanpa di
kritisi.
NB : belajar merupakan perayaan dan
penghargaan terhadap diri sendiri.






0 komentar:
Posting Komentar